
Metrotvnews.com, Tanah Datar: Banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di Kecamatan Sungai Tarap dan Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Seorang tewas dan tiga lainnya terluka akibat bencana ini.
Korban bernama Juniar berusia 68 tahun, warga Desa Pasir Lawat. Sementara korban luka-luka sudah dirawat di rumah sakit setempat.
Banjir juga merendam dan merusak puluhan rumah, sebuah pasar dan lahan persawahan. Longsor merusak 30 rumah di Desa Pasir Laweh dan tujuh rumah di Desa Sungai Tarap, sekitar pukul 07.00 WIB. Bencana ini juga merusak dua buah jembatan yang menghubungkan wilayah Batusangkar dengan Sungai Tarap. Akibatnya, Desa Pasir Lawat terisolasi.
Tim Search and Rescue (SAR) yang dibantu petugas Dinas Kesehatan setempat telah berada di lokasi bencana. Mereka melakukan evakuasi dan membersihkan sisa-sisa longsoran. Diduga, masih ada korban lain yang terbawa arus banjir bandang disertai longsor di kawasan ini.
Bupati Tanah Datar, Sadik Pasadiku yang dihubungi lewat telpon mengatakan data korban tewas masih simpang siur. Sejauh ini dilaporkan satu orang. Tapi, ada laporan orang yang belum ditemukan hingga dilakukan pencarian. Sadik mengungkapkan bencana seperti ini pernah terjadi pada 1979. Tapi tingkat kerusakan pada bencana kali ini lebih tinggi. "Sawah, irigasi, kolam ikan, jalan dan jembatan serta korban jiwa," kata Sadik.
Menurut Sadik, bencana longsor dan banjir ini bermula dari hujan yang terus mengguyur sejak Ahad sore hingga Senin pagi. Banjir merendam tujuh kecamatan, yakni, Tanjung Baru, Salimpauang, Sungai Tarab, Sungai Nyang, Pariangan, Padang Ganting, Tanjung Emas. Saat ini, semua muspida dan aparat terkait telah bekerja sama untuk menangani korban bencana. Badan Pusat Statistik setempat juga telah mendata kerugiaan, termasuk ternak yang mati. Saat ini, cuaca masih mendung. Padahal, air mulai surut. Dikhawatirkan, banjir bandang dan longsor akan kembali terjadi apabila hujan kembali mengguyur.(BEY)
chaneltv
KOMPAStekno
KOMPAStekno - Tutorial
Monday, March 30, 2009
WARGA TANAH DATAR TEWAS AKIBAT GALODO
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment